WhatsApp Icon
Baznas Kota Bekasi Optimalkan Penghimpunan ZIS Lewat Sinergi dengan PDAM Tirta Patriot

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi terus memperkuat sinergi dengan berbagai institusi dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui silaturahmi ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot Kota Bekasi guna mengaktifkan kembali Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan perusahaan daerah tersebut.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu dihadiri langsung oleh Direktur Utama PDAM Tirta Patriot Ali Imam Faryadi, didampingi Sekretaris Perusahaan (Sekper) beserta sejumlah pejabat di lingkungan PDAM Tirta Patriot. Dari pihak Baznas Kota Bekasi hadir jajaran pimpinan dan pengurus yang membahas penguatan kerja sama dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan perusahaan.

Direktur Utama PDAM Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Baznas Kota Bekasi dalam meningkatkan penghimpunan dana sosial keagamaan melalui kolaborasi bersama BUMD.

Menurut Imam, sinergi antara PDAM Tirta Patriot dan Baznas Kota Bekasi merupakan langkah positif yang tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas.

“Kami menyambut baik kolaborasi dan sinergi ini. Menurut kami, kerja sama seperti ini sangat penting untuk kemaslahatan umat. Mudah-mudahan menjadi keberkahan bagi PDAM Tirta Patriot dan masyarakat Kota Bekasi pada umumnya,” ujar Ali Imam Faryadi.

 

Sebagai bentuk komitmen nyata, PDAM Tirta Patriot juga membuka peluang bagi Baznas Kota Bekasi untuk melakukan penghimpunan infak secara langsung melalui program Rabu Bersedekah dengan menempatkan kotak infak di lingkungan perusahaan.

Untuk menjamin tata kelola yang transparan dan akuntabel, Imam menjelaskan bahwa setiap kotak infak akan menggunakan sistem dua kunci.

“Nanti kotak infak yang kita sediakan memiliki dua kunci. Satu dipegang Baznas dan satu lagi oleh pihak PDAM, sehingga tercipta transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan maupun pengumpulan dana infak,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Baznas Kota Bekasi Bidang Pengumpulan dan Sosialisasi, Muhammad Nurcholiq menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PDAM Tirta Patriot terhadap penguatan pengelolaan zakat di Kota Bekasi.

Menurutnya, diaktifkannya kembali UPZ menjadi langkah penting untuk memudahkan para direksi maupun sekitar 700 karyawan PDAM Tirta Patriot dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang dibentuk pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Direksi PDAM Tirta Patriot yang telah memberikan lampu hijau kepada Baznas Kota Bekasi untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah dari direksi maupun seluruh karyawan. Dana yang dihimpun dari umat nantinya akan kembali disalurkan kepada umat melalui berbagai program pemberdayaan, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan sosial yang dijalankan Baznas,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa Baznas merupakan lembaga resmi yang diberikan kewenangan oleh pemerintah untuk mengoptimalkan potensi zakat di Kota Bekasi secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Baznas juga optimistis kolaborasi ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penghimpunan ZIS. Dengan jumlah pegawai PDAM Tirta Patriot yang mencapai sekitar 700 orang, potensi zakat, infak, dan sedekah yang dapat dihimpun dinilai cukup besar untuk memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Semakin besar penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, maka semakin luas pula jangkauan bantuan yang dapat diberikan kepada para mustahik. Inilah semangat kami, bergerak bersama dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut silaturahmi dengan PDAM Tirta Patriot merupakan langkah awal Baznas Kota Bekasi pada periode kepengurusan saat ini dalam membangun kemitraan strategis dengan badan usaha milik Pemerintah Kota Bekasi.

“Ini menjadi langkah awal kami pada periode kepengurusan saat ini. Mudah-mudahan setelah PDAM, perusahaan daerah lainnya milik Pemerintah Kota Bekasi seperti BPRS Patriot juga dapat bersinergi bersama Baznas untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. Semakin besar dana yang terhimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat Kota Bekasi,” pungkasnya.

Melalui penguatan UPZ di lingkungan BUMD, Baznas Kota Bekasi berharap potensi zakat di Kota Bekasi dapat tergali secara optimal sehingga mampu memperkuat program-program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan, kesehatan, serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan semangat “Bergerak dan Berdampak”, Baznas Kota Bekasi terus membangun kolaborasi bersama pemerintah daerah, BUMD, dunia usaha, dan masyarakat untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang semakin kuat, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.

21/07/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Bekasi
Dua Tahun Menatap Sunyinya Plafon Kamar, Senyum Mak Zubaedah Kembali Merekah Berkat Kursi Roda BAZNAS

Bagi sebagian orang, dua tahun mungkin terasa berlalu begitu cepat. Namun bagi Zubaedah (56), kurun waktu tersebut adalah rangkaian hari panjang yang melelahkan. Sejak sepasang kakinya tak lagi mampu menopang tubuh akibat penyakit kronis yang dideritanya selama 15 tahun terakhir, dunia perempuan paruh baya ini langsung menyusut dan hanya sebatas hamparan kasur kapuk serta plafon kamarnya di RW 09, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

 

Di dalam ruang sempit itu, ia hanya bisa memendam satu impian sederhana: ingin kembali melihat dunia luar dengan posisi tegak, bukan berbaring dalam kepasrahan. Harapan itu sebenarnya sempat melambung tinggi ketika seorang kerabat berbaik hati meminjamkan sebuah kursi roda. Sayang, asa tersebut layu sebelum berkembang. Alat bantu gerak itu terpaksa dikembalikan karena sang pemilik mendadak harus menggunakannya. Zubaedah pun terlempar kembali ke rutinitas lamanya, mendekap sepi dalam tatapan kosong.

 

Namun takdir baik menjemputnya pada Kamis (16/7/2026). Air mata Zubaedah yang biasanya menetes karena menahan lara, hari itu tumpah menjadi aliran kebahagiaan. Sebuah kursi roda baru berkelir hitam mengkilap kini terparkir di ruang tamunya, menandai berakhirnya penantian panjang sang ibu.

 

Binar Mata yang Sempat Redup

Kehadiran Wakil Ketua BAZNAS Kota Bekasi Bidang Pendistribusian, Ahmad Tasori, yang mengantarkan langsung bantuan tersebut ke rumahnya, seketika mencairkan suasana. Zubaedah tak kuasa membendung tangis harunya. Dengan jemari yang gemetar menahan getar emosi, ia memeluk erat sandaran kursi roda barunya seolah takut kehilangan asa untuk kedua kalinya.

“Terima kasih… terima kasih banyak BAZNAS. Akhirnya saya bisa keluar, bisa lihat matahari lagi,” isak Zubaedah terbata-bata dengan suara parau yang sarat rasa syukur.

Bagi Zubaedah, sarana ini bukan sekadar alat bantu medis pengusir penat. Ini adalah tiket kebebasannya untuk kembali mereguk hangatnya mentari pagi, serta menyapa para tetangga yang selama bertahun-tahun ini suaranya hanya bisa ia dengar sayup-sayup dari balik dinding kamar.

 

Titik balik ini tercipta berkat kepekaan Iskandar, Ketua RW 09 Kelurahan Jatikramat. Begitu menerima laporan mengenai kondisi memprihatinkan yang dialami salah satu warganya, Iskandar bergerak cepat tanpa menunda waktu. Ia segera menghimpun berkas administrasi dan mengajukan permohonan bantuan ke kantor BAZNAS Kota Bekasi.

“Begitu saya memvalidasi kondisinya di lapangan, hari itu juga berkasnya saya urus. Alhamdulillah, birokrasi di BAZNAS Kota Bekasi sangat responsif dan tidak berbelit-belit. Tidak butuh waktu lama, permohonan kami langsung disetujui dan unitnya langsung dikirim hari ini,” ujar Iskandar dengan nada lega.

Layanan Aktif: BAZNAS Selalu Siap Sedia Stok Alat Kesehatan

Di lokasi yang sama, Ahmad Tasori menegaskan bahwa eksekusi cepat ini bisa terlaksana karena BAZNAS Kota Bekasi memiliki Program Bantuan Alat Kesehatan yang terstruktur. Program ini sengaja dirancang untuk merespons kasus-kasus darurat yang membutuhkan penanganan instan tanpa hambatan birokrasi.

 

Ia mengungkapkan bahwa institusinya selalu memastikan ketersediaan (ready stock) alat bantu kesehatan seperti kursi roda, tongkat penyangga, hingga kasur dekubitus di gudang logistik mereka. Pola penyediaan stok ini sengaja diterapkan agar ketika ada laporan warga miskin yang sakit atau lumpuh masuk dan terverifikasi, bantuan bisa langsung diterjunkan tanpa perlu menunggu proses pengadaan yang memakan waktu lama.

 

“Kami berkomitmen penuh untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang berada dalam jerat keterbatasan ekonomi dan kedaruratan medis. Kami tidak ingin warga menunggu lama dalam penderitaannya. Melihat senyum murni dan air mata bahagia Bu Zubaedah hari ini adalah energi terbesar bagi kerja-kerja kemanusiaan kami,” ungkap Ahmad Tasori di sela-sela penyerahan bantuan.

Kini, lembaran baru dalam hidup Zubaedah resmi dimulai. Di atas kursi roda barunya, ia tidak hanya mendapatkan kembali kebebasan mobilitas fisiknya, tetapi juga merajut kembali martabat serta secercah harapan yang sempat redup di balik sunyinya kamar.

16/07/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Bekasi
BAZNAS Kota Bekasi Pulangkan Lansia Terlantar, Layanan Ibnu Sabil Hadir Memuliakan Musafir yang Kesulitan

BEKASI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi kembali menghadirkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan melalui program Layanan Mustahik Ramah Lansia untuk asnaf Ibnu Sabil. Program ini menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan ekonomi, tetapi juga menjadi solusi bagi warga yang mengalami kesulitan dalam perjalanan.

Penerima manfaat kali ini adalah Greini Andriani (60), seorang ibu dua anak asal Lingkungan Kantin RT 01 RW 08, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten. Ia datang ke Kota Bekasi dengan harapan bertemu sanak keluarganya untuk meminta bantuan modal usaha.

Berbekal uang sebesar Rp300 ribu yang diperoleh dari hasil meminjam kepada tetangganya di kampung, Greini berangkat menuju Kota Bekasi. Namun harapannya tidak berjalan sesuai rencana. Alamat yang dituju sulit ditemukan, sementara nomor telepon yang dimilikinya tidak dapat dihubungi.

Selama hampir 10 hari, Greini berkeliling Kota Bekasi mencari keberadaan keluarganya. Seluruh bekal yang dibawanya habis untuk kebutuhan makan dan transportasi. Dalam kondisi kebingungan dan tanpa biaya untuk kembali ke kampung halaman, ia akhirnya mendatangi Polres Metro Bekasi Kota untuk memohon pertolongan.

“Petugas kepolisian kemudian memberikan surat pengantar agar Greini mendapatkan bantuan dari BAZNAS Kota Bekasi,” kata Greini saat ditemui di kantor Baznas, Selasa (30/6/2026).

Setibanya di Kantor BAZNAS Kota Bekasi di Jalan Belut Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Greini diterima oleh petugas layanan mustahik. Setelah mendengarkan kisah yang dialaminya, BAZNAS langsung memberikan layanan kepada Greini sebagai penerima manfaat kategori asnaf Ibnu Sabil.

Wakil Ketua BAZNAS Kota Bekasi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ahmad Tasori, bahkan mengantar Greini secara langsung menuju Stasiun Bekasi agar dapat kembali ke kampung halamannya dengan aman.

Dalam perjalanan menuju stasiun, keduanya berbincang hangat. Greini menceritakan perjuangan hidupnya sebagai seorang ibu yang tetap berusaha mencari tambahan modal demi mempertahankan usahanya. Sementara itu, Ahmad Tasori memberikan semangat agar ia tidak kehilangan harapan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.

Ahmad Tasori mengatakan bahwa pelayanan kepada Greini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Bekasi dalam memuliakan para mustahik, khususnya mereka yang masuk dalam kategori asnaf Ibnu Sabil, yakni orang yang mengalami kesulitan atau kehabisan bekal dalam perjalanan.

“Layanan ini merupakan amanah dari para muzaki, munfik, dan muhsinin yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kota Bekasi. Berkat kepedulian mereka, kami dapat hadir membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan, termasuk para musafir yang mengalami kesulitan di perjalanan,” ujar Ahmad Tasori.

Ia menjelaskan bahwa BAZNAS Kota Bekasi terus berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, humanis, dan ramah terhadap kelompok rentan seperti lansia, sehingga mereka dapat memperoleh pertolongan dengan layak dan bermartabat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan para muhsinin yang telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan telah menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” katanya.

Ahmad Tasori juga mengajak masyarakat Kota Bekasi untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Bekasi agar semakin banyak mustahik yang dapat dilayani.

“Mari bersama-sama menjadi bagian dari ikhtiar memuliakan sesama. Semoga semakin banyak masyarakat yang mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak mustahik, termasuk para lansia dan asnaf Ibnu Sabil yang membutuhkan uluran tangan,” tutupnya.

30/06/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Bekasi
Baznas Bekasi-Dompet Dhuafa Evakuasi Warga Lumpuh di Jatiasih

BEKASI – Kepedulian terhadap warga prasejahtera terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi melalui kolaborasi bersama Dompet Dhuafa, Minggu (28/6/2026).

Kedua lembaga amal dan kemanusiaan tersebut mengevakuasi seorang warga penyintas stroke yang hidup sebatang kara di wilayah Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, untuk selanjutnya dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Warga tersebut diketahui bernama Widiantoro (44), berasal dari Desa Patemon, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Selama berada di Kota Bekasi, Widiantoro tinggal seorang diri dengan kondisi kesehatan yang terus menurun akibat menderita stroke hingga mengalami kelumpuhan dan kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Rencananya, Widiantoro akan dipulangkan ke kampung halamannya menggunakan mobil ambulans agar dapat berkumpul kembali dengan keluarganya dan memperoleh pendampingan serta perawatan yang lebih baik.

Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Bekasi, Syamsul Badri, mengatakan proses evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai keberadaan seorang warga yang mengalami sakit stroke dan membutuhkan pertolongan.

“Awalnya kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang warga yang mengalami stroke dan hidup seorang diri dalam kondisi yang sangat memprihatinkan di wilayah Kelurahan Jatiluhur. Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung melakukan asesmen ke lokasi bersama tim,” ujar Syamsul Badri.

Dari hasil asesmen, Baznas Kota Bekasi menilai bahwa Widiantoro membutuhkan penanganan segera, termasuk pemulangan ke daerah asalnya agar dapat kembali berada di lingkungan keluarga yang dapat memberikan perhatian dan dukungan selama proses pemulihan.

Untuk mempercepat proses kemanusiaan tersebut, Baznas Kota Bekasi menggandeng Dompet Dhuafa dalam penyediaan layanan ambulans dan pendampingan selama perjalanan menuju Kabupaten Kebumen.

Menurut Syamsul, kolaborasi antarlembaga kemanusiaan menjadi salah satu langkah efektif dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terimaj kasih kepada Dompet Dhuafa yang turut berkolaborasi dalam proses evakuasi ini. Sinergi seperti ini sangat penting agar masyarakat yang membutuhkan bisa segera mendapatkan bantuan secara maksimal,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang telah melaporkan kondisi Widiantoro sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan warga yang membutuhkan bantuan sosial maupun layanan kemanusiaan. Insya Allah Baznas Kota Bekasi akan berupaya hadir memberikan solusi sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang dimiliki,” tambahnya.

Melalui program kemanusiaan ini, Baznas Kota Bekasi kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat rentan, khususnya warga prasejahtera yang membutuhkan penanganan darurat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga kemanusiaan demi menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

28/06/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Bekasi
Tingkatkan Layanan Mustahik Baznas Kota Bekasi Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

KOTA BEKASI –  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat guna memastikan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tepat sasaran sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seluruh bantuan yang disalurkan difokuskan kepada para mustahik yang termasuk dalam delapan kelompok penerima zakat (asnaf), dengan mengedepankan prinsip profesional, akuntabel, dan transparan.

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Kota Bekasi, BAZNAS berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program bantuan reguler yang dapat diakses setiap hari kerja. Kantor layanan BAZNAS Kota Bekasi dibuka setiap Senin hingga Jumat, melayani pengajuan berbagai jenis bantuan sosial dan kemanusiaan.

Ahmad Tasori, Wakil Ketua BAZNAS Kota Bekasi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menyampaikan bahwa setiap permohonan yang masuk akan melalui proses verifikasi dan asesmen agar bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak sesuai kategori delapan asnaf.

“Prinsip kami adalah memastikan setiap dana zakat yang dititipkan oleh para muzaki dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada mustahik yang memang membutuhkan. Oleh karena itu, setiap pengajuan dilakukan melalui proses administrasi dan survei lapangan sehingga penyalurannya sesuai ketentuan syariah dan tepat manfaat,” ujarnya.

Dalam operasional sehari-hari, BAZNAS Kota Bekasi menerima rata-rata 30 hingga 45 berkas permohonan bantuan dari masyarakat. Permohonan tersebut berasal dari berbagai kategori kebutuhan, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga kebutuhan sosial lainnya dalam bentuk proposal.

Pada sektor kesehatan, BAZNAS Kota Bekasi menyediakan berbagai layanan bantuan, di antaranya bantuan biaya pengobatan, serta penyediaan alat bantu kesehatan seperti kursi roda, tongkat bantu jalan, alat bantu dengar, dan berbagai kebutuhan medis lainnya bagi masyarakat kurang mampu.

Sementara di bidang pendidikan, BAZNAS memberikan bantuan untuk tunggakan SPP bagi siswa tingkat SD, SMP, dan SMA yang berasal dari keluarga prasejahtera. Selain itu, tersedia pula bantuan penyelesaian tugas akhir atau skripsi bagi siswa, sehingga mereka dapat menyelesaikan pendidikan tanpa biaya tambahan.

Tidak hanya itu, BAZNAS Kota Bekasi juga memberikan berbagai bantuan sosial lainnya, seperti bantuan biaya hidup, bantuan pengiriman, bantuan kematian, hingga pelunasan utang bagi mustahik kategori gharimin, yakni mereka yang memiliki utang karena kebutuhan yang diperbolehkan menurut syariat dan tidak mampu melunasinya.

“Seluruh layanan tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Selain program bantuan yang bersifat konsumtif, BAZNAS Kota Bekasi juga terus memperkuat program pendayagunaan zakat agar mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program pendayagunaan tersebut meliputi penguatan ekonomi mustahik melalui bantuan modal usaha, pemberdayaan UMKM, pelatihan keterampilan, bantuan pendidikan berkelanjutan, program kesehatan masyarakat, hingga kegiatan sosial dan kemanusiaan lainnya. Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi para penerima manfaat.

BAZNAS Kota Bekasi berharap semakin banyak masyarakat yang mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui lembaga resmi. Dukungan dari para muzaki, munfiq, dunia usaha, aparatur pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat yang dinilai sangat penting untuk memperluas manfaat program-program keumatan di Kota Bekasi.

“Dengan semakin banyaknya masyarakat yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS, maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh warga Kota Bekasi. Kami mengajak seluruh muzaki dan munfiq untuk bersama-sama membangun kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional, amanah, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

 

Melalui penguatan layanan serta peningkatan kualitas pengelolaan zakat, BAZNAS Kota Bekasi optimistis dapat terus menjadi mitra dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi angka kemiskinan, serta menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan demi terwujudnya Kota Bekasi yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

24/06/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Bekasi

Berita Terbaru

Ketua BAZNAS Kota Bekasi Serahkan Bantuan Peralatan Sekolah bagi Anak-Anak AMPK di SD Dinamika Bantargebang
Ketua BAZNAS Kota Bekasi Serahkan Bantuan Peralatan Sekolah bagi Anak-Anak AMPK di SD Dinamika Bantargebang
Bekasi – Ketua BAZNAS Kota Bekasi menghadiri sekaligus menyerahkan bantuan peralatan sekolah kepada anak-anak di Sekolah Dasar Dinamika, Bantargebang, Kota Bekasi, pada Kamis, 17 Juli 2025. Bantuan ini diberikan kepada 300 anak yang termasuk dalam kelompok Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK). Program bantuan ini merupakan kolaborasi antara BAZNAS Republik Indonesia dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) melalui kegiatan Jelajah SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-41 tahun 2025. Bantuan yang diberikan mencerminkan komitmen untuk mendukung perempuan dan anak korban kekerasan, serta mendorong pemenuhan hak atas pendidikan bagi anak-anak yang termasuk dalam kelompok rentan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Menteri PPPA, Ibu Arifatul Choiri Fauzi, perwakilan dari BAZNAS Republik Indonesia, jajaran Pemerintah Kota Bekasi, serta BAZNAS Kota Bekasi. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BAZNAS dalam upaya perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan, terutama bagi mereka yang berada dalam situasi sulit. Sebagai lembaga resmi yang menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS berkomitmen untuk memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran, dengan pendekatan yang penuh kasih, bermartabat, dan berkelanjutan.
BERITA17/07/2025 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
IMAM, MARBOT, AMIL JENAZAH, HINGGA LINMAS DAPAT BANTUAN BAZNAS
IMAM, MARBOT, AMIL JENAZAH, HINGGA LINMAS DAPAT BANTUAN BAZNAS
Sebanyak 2759 mustahik yang terdiri dari 1772 Linmas, 164 Amil Jenazah, 280 Imam Mushola dan 543 Marbot Mushola mendapatkan bantuan dari BAZNAS Kota Bekasi pada Selasa (25/3) di Aula Muzdalifah Islamic Centre Bekasi. Ketua BAZNAS Kota Bekasi Nurul Akmal menyampaikan bahwa pendistribusian ZIS dan Zakat Fitrah ini merupakan wujud perhatian BAZNAS terhadap profesi-profesi yang penting di masyarakat tetapi kurang mendapat perhatian. “Di saat kita sudah terlelap, para Linmas masih terjaga mengamankan wilayah. Kalau tidak ada amil jenazah, siapa yang akan memandikan jenazah? Termasuk marbot mushola dan imam yang bekerja nyaris tanpa gaji,” ungkapnya. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bekasi Inayatullah mengapresiasi program BAZNAS Kota Bekasi. Ia mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah dan infaknya melalui BAZNAS. “Sudah terbukti program-program BAZNAS sangat banyak yang dirasakan dampaknya, mulai dari beasiswa, bantuan modal dan fasilitas usaha, termasuk program yang disalurkan hari ini,” kata dia. Inayatullah menilai apabila zakat dikelola secara profesional oleh lembaga maka dampaknya akan lebih besar daripada ditunaikan secara individu. Ia berharap para mustahik kelak akan mampu berzakat melalui BAZNAS Kota Bekasi. Untuk empat program di atas, BAZNAS Kota Bekasi menyiapkan dana Rp1.452.250.000 yang bersumber dari infak dan zakat fitrah. Untuk akuntabilitas, bantuan diberikan dalam bentuk transfer ke rekening mustahik.
BERITA25/03/2025 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
BAZNAS Kota Bekasi Buka Dapur Air di PGP Jatiasih
BAZNAS Kota Bekasi Buka Dapur Air di PGP Jatiasih
Banyaknya warga terdampak banjir di Perumahan Pondok Indah Permai (PGP) Jatirasa, Jatiasih, membuat BAZNAS Kota Bekasi mendirikan dapur air di halaman Gudang BNPB. Dapur air yang berkolaborasi dengan BAZNAS RI tersebut menyediakan minuman hangat, dingin, hidangan takjil, hingga makanan siap saji titipan para donatur. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Bekasi Syamsul Badri Islamy mengatakan, dapur air didirikan tidak hanya untuk pengungsi, tetapi juga para relawan. “Para relawan telah berjibaku melakukan evakuasi warga terdampak banjir. Kami melihat kurangnya fasilitas minuman seperti kopi, teh, dan lainnya, sehingga kami hadir,” ungkapnya. Melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), BAZNAS Kota Bekasi menyalurkan bantuan layak pakai, obat-obatan, perlengkapan bayi, alat kebersihan, hingga makanan siap saji dan takjil. Tidak hanya di PGP, BTB Kota Bekasi juga menyalurkan bantuan di Kp Lebak Teluk Pucung, Kemang Ifi Graha, RW 03, 05, dan 26 Margahayu, RW 21 Durenjaya, Kp 200 Margajaya, dan Villa Jatirasa. “Kami menurunkan sedikitnya 30 personel BTB Kota Bekasi. Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan donasinya melalui BAZNAS Kota Bekasi,” tukasnya.
BERITA10/03/2025 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
Relawan BTB Kota Bekasi Bersih-Bersih Pasca Banjir
Relawan BTB Kota Bekasi Bersih-Bersih Pasca Banjir
Banjir besar pada Selasa (4/3) menyisakan sampah dan lumpur yang tak cukup dibersihkan dengan tangan kosong dan tanpa gerakan kolektif berbagai komponen masyarakat. BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Bekasi mengerahkan seluruh relawannya sejak hari kedua, Rabu (5/3), ke sejumlah titik; Kemang Ifi Graha, PGP, dan Villa Jatirasa. “Fokus kami adalah fasilitas umum seperti masjid, mushala, dan sekolah,” ungkap Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Bekasi Syamsul Badri Islamy. Syamsul mengatakan, selain bersih-bersih pasca bencana, BAZNAS Kota Bekasi juga memberikan layanan evakuasi, pemberian makanan siap saji, obat-obatan, dan perlengkapan bayi. Dalam merespons bencana, tambah dia, BAZNAS Kota Bekasi berkolaborasi dengan berbagai pihak; BAZNAS RI, BAZNAS Jabar, hingga BPBD Kota Bekasi. “Insya Allah besok (10/3) kami serahkan 1 pick up bantuan alat kebersihan kepada BPBD di Posko Bencana Kota Bekasi, untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Syamsul mengajak masyarakat yang hendak berdonasi bisa melalui BAZNAS Kota Bekasi. Sedikit bantuan yang diberikan, sangatlah berarti bagi mereka yang tertimpa bencana.
BERITA07/03/2025 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
Salurkan Makanan Siap Saji untuk Pengungsi
Salurkan Makanan Siap Saji untuk Pengungsi
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Bekasi menyalurkan makanan siap saji sejumlah 800 porsi di hari pertama banjir melanda Kota Bekasi pada Selasa (4/3). Makanan siap saji didistribusikan ke sejumlah lokasi banjir; Perum PGP Jatirasa, Kp Lebak Teluk Pucung, RW 03, 05, dan 26 Margahayu, Kp Cerewed Durenjaya. Malamnya, BAZNAS RI mengirimkan 600 porsi makanan dan takjil (snack) ke posko bencana di halaman gudang BNPB, untuk pengungsi banjir dari PGP Jatisari. Sementara itu, proses evakuasi terus dilakukan. BTB Kota Bekasi bersama BTB Jawa Barat menurunkan satu perahu karet, untuk mengevakuasi warga hingga dini hari. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Bekasi Syamsul Badri Islamy mengatakan, meski di hari pertama Kota Bekasi lumpuh, hal itu tak menyurutkan semangat para relawan. “Bahkan kantor BAZNAS Kota Bekasi tutup pelayanan reguler dua hari karena Islamic Center banjir satu meter lebih. Listrik padam. Tapi kami harus tetap melayani masyarakat terdampak,” kata dia. Syamsul mengungkapkan bahwa bencana banjir kali ini adalah momentum meningkatkan solidaritas antarwarga. Bagi masyarakat yang ingin berdonasi bisa melalui BAZNAS Kota Bekasi.
BERITA06/03/2025 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
BTB Kota Bekasi Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir
BTB Kota Bekasi Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir
Banjir pada Selasa (4/3/2025) disebut-sebut lebih parah daripada banjir pada 2020 lalu. Sejumlah wilayah tergenang air hingga 3 meter dengan jumlah pengungsi 30.000 KK lebih. BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Bekasi mengerahkan personel untuk membantu proses evakuasi. BTB RI dan BTB Jabar pun menurunkan dua unit perahu karet di wilayah PGP. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Bekasi Syamsul Badri Islamy mengatakan, luasnya sebaran banjir membuat personel BTB disebar. “Kami melakukan evakuasi di Kp Lebak di pagi hari. Agak siang di Margajaya, malamnya di PGP. Di hari pertama kami juga memberikan 800 porsi makanan siap saji,” kata dia. BAZNAS Kota Bekasi langsung merespons banjir sejak hari pertama, hingga Minggu (9/3), walaupun kantornya di Islamic Center sendiri tergenang banjir dan sempat lumpuh dua hari. Selain makanan siap saji, BAZNAS Kota Bekasi juga memberikan bantuan popok bayi, obat-obatan, alat kebersihan, pakaian layak pakai, sajian takjil dan fasilitas dapur air. “Kami all out membantu warga sebagai wujud menunaikan amanah para muzaki. BAZNAS Kota Bekasi juga siap menerima dan menyalurkan infak-sedekah dari para donatur,” pungkasnya.
BERITA05/03/2025 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
HUT BAZNAS ke-24: BAZNAS Kota Bekasi Menggelar Khatmil Quran dan Doa Bersama
HUT BAZNAS ke-24: BAZNAS Kota Bekasi Menggelar Khatmil Quran dan Doa Bersama
BAZNAS Kota Bekasi memperingati hari ulang tahun ke-24 BAZNAS, dengan tema "Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik", yang dikemas dengan kegiatan khatmil qur'an dan doa bersama yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Bekasi didampingi oleh Kasubag TU Kemenag Kota Bekasi, Mahasiswa Binaan BAZNAS Kota Bekasi, serta Relawan BAZNAS Kota Bekasi.Tema ini mengingatkan kita akan pentingnya zakat dalam membangun kesejahteraan asyarakat dan keharmonisan sosial. 24 tahun menandakan sebuah kedewasaan lembaga akan pengalaman dan pengetahuan yang luas serta siap menghadapi tantangan baru.BAZNAS Kota Bekasi yakin bahwa melalui zakat, kita dapat menyebarkan kebaikan, meringankan beban orang lain, dan menciptakan keadilan sosial. Selamat hari ulang tahun ke-24 untuk BAZNAS, semoga selalu terus menjadi sumber cahaya bagi masyarakat dan memperkuat kepedulian sosial.
BERITA17/01/2025 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
TEBUS 64 IJAZAH; KOLABORASI BAZNAS KOTA BEKASI DENGAN SEKOLAH DAN ORANG TUA SISWA
TEBUS 64 IJAZAH; KOLABORASI BAZNAS KOTA BEKASI DENGAN SEKOLAH DAN ORANG TUA SISWA
BAZNAS Kota Bekasi membantu 64 siswa/i dari keluarga dhuafa yang ijazahnya belum diserahterimakan karena terkendala biaya, dengan sistem cash on delivery (COD)- BAZNAS Kota Bekasi membayar tunggakan, sekolah menyerahkan ijazah kepada siswa/ orangtuanya- pada Kamis, 16 Januari 2025.BAZNAS Kota Bekasi tidak sendiri, Kami juga mengajak partisipasi sekolah untuk memberikan keringan biaya tunggakan, serta mengajak orangtua siswa untuk turut berkontribusi dalam proses penebusan ijazah. pertama, agar tidak ada ketergantungan terhadap BAZNAS Kota Bekasi, dan kedua, karena total tunggakan cukup tinggi.
BERITA16/01/2025 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
BAZNAS Kota Bekasi Salurkan Sembako Santri dan Beasiswa S2 Pesantren pada HSN 2024
BAZNAS Kota Bekasi Salurkan Sembako Santri dan Beasiswa S2 Pesantren pada HSN 2024
Di momen peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Kota Bekasi tahun 2024, BAZNAS Kota Bekasi menyalurkan bantuan sembako kepada 5095 santri yang berasal dari 73 pesantren dan beasiswa pascasarjana kepada 13 guru pesantren dan guru madrasah. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan pada saat upacara HSN Kota Bekasi di Alun-Alun M. Hasibuan Kota Bekasi, Selasa, 22 Oktober 2024 yang dihadiri Sekda Kota Bekasi, unsur Forkopimda, dan pesantren se-Kota Bekasi. “Secara keseluruhan, BAZNAS Kota Bekasi menyalurkan bantuan Rp394.780.000 yang terdiri dari bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, dan mi instan Rp199.780.500 dan bantuan pendidikan S2 sampai lulus senilai Rp195.000.000,” ungkap Ketua BAZNAS Kota Bekasi Nurul Akmal. Ketua FKPP Kota Bekasi KH. Ismail Anwar menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan BAZNAS Kota Bekasi dan menganggap bantuan tersebut adalah wujud kepedulian dan keberpihakan BAZNAS dalam upaya melahirkan generasi muda yang cerdas, agamis, dan berakhlak. Sekda Kota Bekasi Junaedi juga menegaskan perhatian Pemkot Bekasi dalam mendukung pondok pesantren dengan mengalokasikan hibah APBD Rp8 miliar setiap tahunnya. Dalam sambutan Menteri Agama yang dibacakan olehnya, Junaedi berpesan bahwa santri bertugas melanjutkan perjuangan kiai. “Santri bisa jadi presiden seperti KH. Abdurrahman Wahid, santri bisa menjadi wakil presiden seperti KH. Ma’ruf Amin, santri bisa menjadi menteri, birokrat, pengusaha, ilmuan, apa saja. Kuncinya serius dalam berjihad. Kalau dulu berjihad dengan senjata, sekarang berjihad dengan pena,” ungkapnya.
BERITA22/10/2024 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
BERBAGI KEBAHAGIAAN DENGAN 560 GURU NGAJI LEKAR
BERBAGI KEBAHAGIAAN DENGAN 560 GURU NGAJI LEKAR
“Lekar” adalah meja kecil, biasanya terbuat dari kayu, yang dipakai mengaji para santri usia anak-anak di perkampungan di daerah Betawi. Di wilayah lain boleh jadi istilahnya beda, atau serupa. BAZNAS Kota Bekasi mengabadikan istilah lekar ke dalam program kerja di RKAT sebagai bagian dari upaya menghidupkan kearifan lokal. Guru ngaji lekar adalah profesi yang sepi dari perhatian. Jalan para guru ngaji lekar tidak banyak dipilih karena tidak menjanjikan keuntungan pragmatik, kecuali kebahagiaan berbagi ilmu dan pahala kelak di akhirat. Mereka adalah orang-orang yang menjalankan aktivitas dari hati, penuh dedikasi, demi mencerdaskan kehidupan bangsa. Karenanya BAZNAS Kota Bekasi dalam program kerjanya tahun 2024 merencanakan pendistribusian zakat, infak, sedekah (ZIS) kepada para guru ngaji lekar sebanyak 560 orang (per kelurahan 10 orang) dengan nominal bantuan Rp1 juta diberikan secara tunai (via transfer) dan Rp200 ribu diberikan dalam bentuk jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Bentuk bantuan yang demikian juga merupakan pengembangan dari program di tahun sebelumnya, yang Rp1,2 juta secara penuh diterima oleh mustahik. Kami berpikir, agar lebih punya dampak jangka panjang, maka bantuan yang sebelumnya konsumtif dikonversi menjadi jaminan sosial, kalau belum bisa menjadi produktif sepenuhnya. Dengan BPJS Ketenagakerjaan, profesi informal seperti guru ngaji lekar memiliki jaminan apabila terjadi—nauzubillah—kecelakaan kerja atau kematian. Visi jaminan tersebut sebetulnya selaras dengan garis besar program BAZNAS Kota Bekasi, di mana ada bantuan kematian dan bantuan sakit, dan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan dalam hal ini adalah bentuk pendistribusian zakat yang lebih modern. Semoga dengan program ini para guru ngaji lekar yang sebagian besar belum tersentuh oleh perhatian pemerintah sedikit mendapat angin segar, dan zakat/ infak yang diterima menjadi keberkahan bagi penerima manfaatnya sendiri maupun bagi muzaki/ munfik yang telah berderma melalui BAZNAS Kota Bekasi.
BERITA07/09/2024 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
SIAP ADOPSI TATA KELOLA ZAKAT HASIL STUDI TIRU KE BAZNAS KOTA BATAM
SIAP ADOPSI TATA KELOLA ZAKAT HASIL STUDI TIRU KE BAZNAS KOTA BATAM
Dalam menyambut program kerja tahun 2025, BAZNAS Kota Bekasi kulakan inspirasi dari BAZNAS Kota Batam, Kepulauan Riau, 19-21 Agustus 2024. BAZNAS Kota Batam memiliki keunggulan di sejumlah hal. Di bidang pengumpulan, BAZNAS Kota Batam menargetkan pengumpulan tahun 2024 di angka Rp22,2 miliar dan pada bulan Agustus sudah tercapai 54% atau Rp12 miliar. Mereka melakukan masifikasi pengumpulan melalui platform digital, iklan di ruang publik (transportasi umum), dan bekerjasama dengan Kemenag untuk melakukan pencatatan pengumpulan di UPZ masjid dan musala, di samping pengumpulan oleh UPZ di lembaga pemerintah. Dalam hal pendistribusian, BAZNAS Kota Batam memiliki program unggulan yaitu 13 program pendayagunaan. Di antara yang menonjol; Rumah Sehat BAZNAS (RSB), Rumah Tahfidz, Z-Chicken, Z-Mart, dan Z-Auto. Program-program tersebut adalah wujud keberpihakan BAZNAS Kota Batam yang lebih memprioritaskan program pendayagunaan yang memiliki dampak jangka panjang. “Lainnya adalah dalam hal publikasi, sebetulnya program BAZNAS Kota Batam dan BAZNAS Kota Bekasi tidak beda jauh, tetapi memang Batam cukup memprioritaskan branding dan publikasi sehingga program-program mereka lebih terekspose,” ungkap Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Bekasi Sriyono. Dalam hal pelaporan, BAZNAS Kota Batam berkomitmen terhadap penerapan Sistem Informasi BAZNAS (SIMBA), yang mereka manfaatkan sebagai database muzaki dan penerimaan zakat, mustahik dan penyaluran zakat, pencatatan semua transaksi dan pelaporan baik harian, mingguan, bulanan, tahunan. Bahkan proses audit pun sudah berbasis SIMBA. Sementara dalam hal administrasi, SDM, dan umum, BAZNAS Kota Batam sudah memiliki gedung sendiri yang dibeli menggunakan dana fisabilillah dan infak umum, yang dilegitimasi oleh keputusan MUI Kota Batam. Struktur organisasi BAZNAS Kota Batam juga berjenjang, tidak langsung dari Pimpinan ke Amil Pelaksana.
BERITA22/08/2024 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
PT. QUALITA INDONESIA SALURKAN ZAKAT PERUSAHAAN
PT. QUALITA INDONESIA SALURKAN ZAKAT PERUSAHAAN
PT Qualita Indonesia, Summarecon Bekasi telah menunaikan kewajiban zakat perusahaan sebesar Rp169.801.483,- (10/5). Penyerahan simbolis serta pemberian bukti setor zakat perusahaan dihadiri oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan dan Sosialiasasi BAZNAS Kota Bekasi beserta staf, serta Bidang Keuangan PT Qualita Indonesia (16/5). Terima kasih atas kepercayaan PT Qualita Indonesia, Summarecon Bekasi dalam menunaikan kewajiban zakat perusahaannya melalui BAZNAS Kota Bekasi. "Semoga Allah memberimu ganjaran atas pemberianmu. Dan menjadikannya sarana penyucian bagimu. Serta memberimu keberkahan dalam harta yang masih ada padamu."
BERITA16/05/2024 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
BAZNAS KOTA BEKASI SALURKAN ZAKAT FITRAH DAN INFAK UNTUK IMAM DAN MARBOT MUSHOLLA
BAZNAS KOTA BEKASI SALURKAN ZAKAT FITRAH DAN INFAK UNTUK IMAM DAN MARBOT MUSHOLLA
BAZNAS Kota Bekasi mendistribusikan bantuan zakat fitrah dan infak kepada imam dan marbot musholla, Sabtu, 6 April 2024 di Aula Muzdalifah Islamic Centre Bekasi. Jumlah imam yang menerima bantuan 493 orang, masing-masing menerima Rp1.200.000,- sementara marbot 438 orang, masing-masing menerima Rp750.000,- Bantuan imam dan marbot mushola adalah salah satu di antara delapan program pendistribusian di bulan Ramadan 1445 H/ 2024 M. Program lainnya telah terdistribusi dengan mekanisme transfer melalui bank. Para imam dan marbot penerima bantuan bersyukur dan berterima kasih kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat dan infaknya melalui BAZNAS Kota Bekasi. “Alhamdulillah kami mendapat perhatian dari BAZNAS Kota Bekasi sehingga kita semua dapat bergembira di momen Idul Fitri ini,” kata Aminullah, imam dari musholla Al Huda, Mustikajaya. BAZNAS Kota Bekasi selama Ramadan ini menerima dan menyalur-kan zakat fitrah dari umat muslim Kota Bekasi untuk didistribusikan kepada para fuqara dan masakin. Sejumlah pihak yang tidak masuk kategori fakir miskin, menerima bantuan yang bersumber dari zakat maal atau infak. Ketua BAZNAS Kota Bekasi Nurul Akmal menyampaikan, imam dan marbot adalah pihak yang telah berjuang bertahun-tahun dalam mendakwahkan agama Islam, nyaris tanpa gaji dan berbekal keikhlasan. “Oleh karena itu, kami memiliki tanggung jawab untuk ikut memikirkan para imam dan marbot musholla, memikirkan kesejahteraan mereka, terutama di momen menjelang Idul Fitri,” kata Nurul Akmal.
BERITA06/04/2024 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
BAZNAS KOTA BEKASI SALURKAN ZAKAT FITRAH & ZAKAT MAAL
BAZNAS KOTA BEKASI SALURKAN ZAKAT FITRAH & ZAKAT MAAL
BAZNAS Kota Bekasi menyalurkan zakat fitrah dan zakat maal untuk tujuh program dengan total penerima manfaat 4.703 mustahik dengan total nominal Rp1.975.560.000,- Dana tersebut disalurkan untuk pendistribusian program Bantuan Linmas (1.713 PM), Sembako Lansia (336), Amil Jenazah (149 PM), Marbot Mushola (560 PM), Guru TPQ (120 PM), Sembako Dhuafa (625 PM), dan Santunan Yatim (1.200 PM). Sebagian program telah disalurkan secara transfer dan sebagian lainnya didistribusikan dalam bentuk sembako dan secara cash. Diperkirakan semua program yang bersumberdari zakat fitrah akan rampung sebelum Idul Fitri. Ketua BAZNAS Kota Bekasi Nurul Akmal menyampaikan rasa bahagianya karena telah menunaikan kewajiban menyalurkan zakat fitrah yang telah dihimpun. “Semoga kebahagiaan ini menular kepada para mustahik yang hari ini secara simbolis menerima bantuan zakat,” kata dia.
BERITA03/04/2024 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
1200 ANAK YATIM DISANTUNI
1200 ANAK YATIM DISANTUNI
Di bulan Ramadan ini, BAZNAS Kota Bekasi mendistribusikan bantuan 1200 yatim melalui kecamatan. Teknisnya, kelurahan melalui Kessos mendata anak-anak yatim dhuafa yang ada di wilayah untuk diusulkan ke kecamatan kemudian diajukan secara kolektif ke BAZNAS Kota Bekasi dengan melengkapi berkas KTP Kota Bekasi, KK, dan akter kelahiran. “Oleh kecamatan pendistribusiannya dilakukan secara bertahap, per kelurahan. Biasanya dilakukan pada saat tarawih keliling, atau pada saat buka bersama, atau di pagi hari. Tergantung kelurahan,” kata Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bekasi Ayi Nurdin. Ia merinci, per kelurahan mendapat kuota santunan yatim sebanyak 25 orang, dikali 56 kelurahan, sehingga total keseluruhan 1200 yatim. Masing-masing anak mendapat Rp150.000,- Pada Kamis (21/3) BAZNAS Kota Bekasi hadir menyaksikan penyaluran bantuan yatim di Masjid Al Ikhlash Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi Timur. Ketua BAZNAS Kota Bekasi Nurul Akmal ikut menyerahkan santunan kepada penerima manfaat. “Santunan yang diberikan adalah amanah dari muzaki untuk disalurkan kepada yang berhak. Semoga bantuan ini menggembirakan anak-anak dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” kata dia. Camat Bekasi Timur Fitri Widyati menilai bahwa bantuan BAZNAS Kota Bekasi tepat sasaran dan telah merata disalurkan ke seluruh wilayah. Sinergi antara BAZNAS Kota Bekasi terutama dengan Kecamatan Bekasi Timur ia harapkan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
BERITA21/03/2024 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
BAZNAS KOTA BEKASI SALURKAN BEASISWA S2 DI HSN 2023
BAZNAS KOTA BEKASI SALURKAN BEASISWA S2 DI HSN 2023
BAZNAS Kota Bekasi menyalurkan bantuan beasiswa pascasarjana untuk 10 guru pondok pesantren di Kota Bekasi dalam momen peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Kota Bekasi, di Alun-Alun Kota Bekasi, Minggu, 22 Oktober 2023. Ketua BAZNAS Kota Bekasi Nurul Akmal menyampaikan, bantuan beasiswa S2 diberikan dengan tujuan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia pesantren melalui program zakat produktif. Peningkatan kualitas SDM tersebut pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mustahik. “Kami bekerjasama dengan Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kota Bekasi dalam hal rekrutmen, dengan syarat dan ketentuan yang disepakati antarpihak. 10 guru pondok pesantren itu nanti akan BAZNAS Kota Bekasi biayai 100% sampai lulus,” ungkap Akmal. Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Bekasi KH. Mulyadi Efendi merespons positif program bantuan kuliah S2. Menurutnya, bantuan kepada komunitas pesantren sudah selayaknya tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. “Tentu kita perlu melakukan evaluasi secara berkala untuk memformulasikan pendistribusian zakat bagi mustahik di lingkungan pesantren yang efektif dan berdampak besar. Menurut saya pemberian beasiswa S2 ini adalah terobosan yang luar biasa,” kata Pengasuh Ponpes Fathimiyah tersebut. Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama H. Abdul Syakur juga menyampaikan apresiasi atas program beasiswa S2 yang diberikan BAZNAS Kota Bekasi kepada guru pesantren. Menurut Syakur, peningkatan kualitas SDM di lingkungan pesantren penting karena guru yang berkualitas akan melahirkan santri yang berprestasi. Sementara Pengasuh Ponpes Sirojul Munir KH. Saifuddin Siroj menilai bahwa pemberian beasiswa S2 kepada guru pesantren merupakan langkah visioner. Ia berharap para guru penerima beasiswa turut serta mensyiarkan zakat dan BAZNAS Kota Bekasi sebagai lembaga pengelolanya kepada masyarakat muslim Kota Bekasi. Hari Santri Nasional (HSN) Kota Bekasi 2023 diperingati dengan kegiatan kirab dari Asrama Haji Bekasi sampai Alun-Alun Kota Bekasi, dilanjutkan dengan upacara, serta pembacaan Resolusi Jihad dan Ikrar Santri yang diikuti oleh 6000 santri dari seluruh pesantren yang ada. 60 mahasiswa binaan BAZNAS Kota Bekasi ikut dalam kegiatan itu.
BERITA23/10/2023 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bekasi.

Lihat Daftar Rekening →