WhatsApp Icon
Kecamatan Pomel Apresiasi BAZNAS yang Gercep Bantu Warga

Kasie Kessos Pondok Melati Nahwan Wawan mengapresiasi respons cepat BAZNAS Kota Bekasi dalam membantu warga Jatirahayu, Pondok Melati, yang terseret ombak di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 10 Oktober 2026, atas nama Muhammad Zubair (18 tahun) dan Zaki Rizky Syabani (17 tahun).

“Bahkan pertamakali saya dapat info dari BAZNAS, setelah saya cek ke staf ternyata benar ada dua warga kami yang tenggelam pada saat touring ke Sukabumi. Kami sampaikan terima kasih atas sinergi yang terjalin, dan atas bantuan yang diberikan kepada warga kami,” ujar Nahwan, di kediaman almarhum Zaki di Jl. Wijaya IV RT 001 RW 006 Jatirahayu, Rabu, 21 Oktober 2026.

Saat ditemui, kakek Zaki tak kuasa menahan tangis sebab ditinggalkan cucu tercintanya. Ia bercerita dengan terbata-bata tentang kenangan indah bersama Zaki yang harusnya saat ini menginjak kelas 12 di SMA Sandikta, Pondok Gede. Ibu Zaki telah meninggal, ia ikut keluarga barunya walaupun masih sering berkunjung ke rumah keluarga almarhum sang ibu.

“Pas hari pertama sampai ketiga masih tegar, setelah hari ketiga mungkin baru terasa sedihnya. Setiap ngomongin Zaki langsung nangis,” kata Ade Mursia, bibi Zaki yang mendampingi Warsito, kakek Zaki, saat menerima BAZNAS Kota Bekasi. Ade adalah salah satu orang yang berangkat ke Sukabumi pada saat pencarian korban, sampai Zaki dan Zubair ditemukan di hari Selasa (13/10).

Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Bekasi Syamsul Badri Islamy menyampaikan, santunan kematian adalah satu dari sekian program BAZNAS yang diberikan kepada masyarakat dhuafa, salah satunya, untuk memitigasi potensi kedhuafaan akibat kematian salah satu anggota keluarga mustahik. 

“Kami atas nama BAZNAS Kota Bekasi menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya almarhum Zaki Rizky Syabani. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa dianugerahi kesabaran. Semoga bantuan yang kami sampaikan dari para donatur, dari muzaki maupun mustahik, dapat bermanfaat dan meringankan beban keluarga,” pungkas Syamsul.

21/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Bekasi
Santuni Warga Pomel yang Terseret Ombak di Sukabumi

Niat hati touring bersama tujuh orang kawannya, Muhammad Zubair (18 tahun) dan Zaki (17 tahun), terseret ombak di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

 

Jasad warga Jl. Bojong Nangka 4 No 22 RT 002 RW 008 Kel. Jatirahayu, Kec. Pondok Melati, Kota Bekasi itu baru ditemukan tiga hari kemudian di hari Selasa (13/10), lalu dibawa ke RSUD Jampang Kulon, untuk kemudian dijemput keluarga.

 

“Yang nemuin pun nelayan sebab selama tiga hari Tim SAR sudah nyari-nyari tapi belum ketemu,” kata Saini Rusmini, ibunda Zubair, saat menerima tim BAZNAS Kota Bekasi di kediamannya pada Jum’at, 16 Oktober 2026.

 

BAZNAS Kota Bekasi takziyah ke rumah almarhum Zubair sekaligus menyerahkan santunan duka. Bantuan yang diberikan merupakan dana zakat/ infak yang berasal dari para muzaki/ munfik yang dikelola oleh BAZNAS.

 

Saini menyampaikan terima kasih atas bantuan yang beliau terima. Ibu tiga anak tersebut sempat cerita bahwa kepergian putranya cukup membuatnya terpukul, apalagi suaminya belum genap setahun meninggal.

 

Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Bekasi Syamsul Badri Islamy menyampaikan pertamakali mendengar ada kabar warga Pondok Melati tenggelam di Sukabumi dari relawan di Pondok Melati.

 

“Segera kami tugaskan relawan untuk kroscek, lalu memproses pemberkasan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Tidak lama setelahnya, bantuan langsung kami antarkan kepada keluarga almarhum,” kata Syamsul.

 

Ia juga mengajak masyarakat Kota Bekasi untuk mendoakan Zubair dan Zaki, semoga almarhum diampuni dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Bekasi

Berita Pendistribusian

Kecamatan Pomel Apresiasi BAZNAS yang Gercep Bantu Warga
Kecamatan Pomel Apresiasi BAZNAS yang Gercep Bantu Warga
Kasie Kessos Pondok Melati Nahwan Wawan mengapresiasi respons cepat BAZNAS Kota Bekasi dalam membantu warga Jatirahayu, Pondok Melati, yang terseret ombak di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 10 Oktober 2026, atas nama Muhammad Zubair (18 tahun) dan Zaki Rizky Syabani (17 tahun). “Bahkan pertamakali saya dapat info dari BAZNAS, setelah saya cek ke staf ternyata benar ada dua warga kami yang tenggelam pada saat touring ke Sukabumi. Kami sampaikan terima kasih atas sinergi yang terjalin, dan atas bantuan yang diberikan kepada warga kami,” ujar Nahwan, di kediaman almarhum Zaki di Jl. Wijaya IV RT 001 RW 006 Jatirahayu, Rabu, 21 Oktober 2026. Saat ditemui, kakek Zaki tak kuasa menahan tangis sebab ditinggalkan cucu tercintanya. Ia bercerita dengan terbata-bata tentang kenangan indah bersama Zaki yang harusnya saat ini menginjak kelas 12 di SMA Sandikta, Pondok Gede. Ibu Zaki telah meninggal, ia ikut keluarga barunya walaupun masih sering berkunjung ke rumah keluarga almarhum sang ibu. “Pas hari pertama sampai ketiga masih tegar, setelah hari ketiga mungkin baru terasa sedihnya. Setiap ngomongin Zaki langsung nangis,” kata Ade Mursia, bibi Zaki yang mendampingi Warsito, kakek Zaki, saat menerima BAZNAS Kota Bekasi. Ade adalah salah satu orang yang berangkat ke Sukabumi pada saat pencarian korban, sampai Zaki dan Zubair ditemukan di hari Selasa (13/10). Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Bekasi Syamsul Badri Islamy menyampaikan, santunan kematian adalah satu dari sekian program BAZNAS yang diberikan kepada masyarakat dhuafa, salah satunya, untuk memitigasi potensi kedhuafaan akibat kematian salah satu anggota keluarga mustahik.  “Kami atas nama BAZNAS Kota Bekasi menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya almarhum Zaki Rizky Syabani. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa dianugerahi kesabaran. Semoga bantuan yang kami sampaikan dari para donatur, dari muzaki maupun mustahik, dapat bermanfaat dan meringankan beban keluarga,” pungkas Syamsul.
BTB21/10/2026 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
Santuni Warga Pomel yang Terseret Ombak di Sukabumi
Santuni Warga Pomel yang Terseret Ombak di Sukabumi
Niat hati touring bersama tujuh orang kawannya, Muhammad Zubair (18 tahun) dan Zaki (17 tahun), terseret ombak di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu, 10 Oktober 2026.   Jasad warga Jl. Bojong Nangka 4 No 22 RT 002 RW 008 Kel. Jatirahayu, Kec. Pondok Melati, Kota Bekasi itu baru ditemukan tiga hari kemudian di hari Selasa (13/10), lalu dibawa ke RSUD Jampang Kulon, untuk kemudian dijemput keluarga.   “Yang nemuin pun nelayan sebab selama tiga hari Tim SAR sudah nyari-nyari tapi belum ketemu,” kata Saini Rusmini, ibunda Zubair, saat menerima tim BAZNAS Kota Bekasi di kediamannya pada Jum’at, 16 Oktober 2026.   BAZNAS Kota Bekasi takziyah ke rumah almarhum Zubair sekaligus menyerahkan santunan duka. Bantuan yang diberikan merupakan dana zakat/ infak yang berasal dari para muzaki/ munfik yang dikelola oleh BAZNAS.   Saini menyampaikan terima kasih atas bantuan yang beliau terima. Ibu tiga anak tersebut sempat cerita bahwa kepergian putranya cukup membuatnya terpukul, apalagi suaminya belum genap setahun meninggal.   Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Bekasi Syamsul Badri Islamy menyampaikan pertamakali mendengar ada kabar warga Pondok Melati tenggelam di Sukabumi dari relawan di Pondok Melati.   “Segera kami tugaskan relawan untuk kroscek, lalu memproses pemberkasan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Tidak lama setelahnya, bantuan langsung kami antarkan kepada keluarga almarhum,” kata Syamsul.   Ia juga mengajak masyarakat Kota Bekasi untuk mendoakan Zubair dan Zaki, semoga almarhum diampuni dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
DARURAT_SOSIAL16/10/2026 | Humas BAZNAS Kota Bekasi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bekasi.

Lihat Daftar Rekening →