WhatsApp Icon

Kembali Melangkah, Dua Warga Bekasi Terima Bantuan Kaki Palsu dari BAZNAS

24/08/2026  |  Penulis: Humas Baznas Kota Bekasi

Bagikan:URL telah tercopy
Kembali Melangkah, Dua Warga Bekasi Terima Bantuan Kaki Palsu dari BAZNAS

Penyerahan Kaki Palsu Bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Barat untuk dua penerima manfaat (foto: Ludi)

BEKASI — Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan alat kesehatan kembali diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Barat bersama BAZNAS Kota Bekasi. Kali ini, bantuan berupa kaki palsu disalurkan kepada dua warga Kota Bekasi yang menjadi penerima manfaat.

Dua penerima bantuan tersebut adalah Lena Rusdiana (30), warga Bintara RT 004/RW 015, Bekasi Barat, dan Maisuri (66), warga Jalan Curug Jaya 7 Nomor 10, Kelurahan Jaticempaka, RT 007/RW 001, Kecamatan Pondok Gede.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jawa Barat Zaki Hilmi, bersama jajaran BAZNAS Kota Bekasi. Bantuan kaki palsu tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri.

Zaki Hilmi mengatakan, bantuan kaki palsu merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, dana umat yang dikelola BAZNAS harus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui dukungan di bidang kesehatan.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS sebagai lembaga pengelola dana umat kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan kaki palsu ini dapat memberikan manfaat dan membantu para penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Zaki.

Satu Penerima Masih Menunggu Proses Penyembuhan

Dalam program tersebut, sebenarnya terdapat tiga warga yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat bantuan kaki palsu. Namun, bantuan baru dapat diserahkan kepada dua orang karena satu penerima lainnya masih menjalani proses penyembuhan setelah menjalani amputasi.

Kondisi luka pascaamputasi yang belum sepenuhnya kering membuat proses pengukuran kaki palsu belum dapat dilakukan. Penerima tersebut akan mendapatkan bantuan setelah kondisi lukanya dinyatakan siap dan selanjutnya menunggu jadwal pengukuran.

Dengan demikian, proses pemberian bantuan tetap dilanjutkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kesiapan masing-masing penerima manfaat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Bekasi Sudarsono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warga Kota Bekasi.

Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS Jawa Barat dan BAZNAS Kota Bekasi menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat yang telah memberikan bantuan kaki palsu kepada warga Kota Bekasi. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi penerima manfaat, terutama untuk mendukung mereka agar dapat kembali beraktivitas secara lebih mandiri,” kata Sudarsono.

Ia berharap sinergi antara BAZNAS Jawa Barat dan BAZNAS Kota Bekasi dapat terus diperkuat, sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh manfaat dari dana zakat yang dikelola secara amanah.

Bantuan kaki palsu ini tidak sekadar menjadi dukungan alat kesehatan, tetapi juga diharapkan mampu membuka kembali ruang kemandirian bagi penerima manfaat. Dengan alat bantu yang sesuai, mereka dapat lebih percaya diri menjalani aktivitas sehari-hari dan berupaya meningkatkan kualitas hidupnya.

Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi wujud nyata bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan sesaat, tetapi juga dapat diarahkan untuk membantu penerima manfaat agar kembali berdaya dan menjalani kehidupan secara lebih mandiri.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bekasi.

Lihat Daftar Rekening →