BAZNAS Kota Bekasi Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dalami Strategi Pengumpulan hingga Tata Kelola
30/09/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kota Bekasi
Dokumentasi Humas BAZNAS Kota Bekasi
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi melakukan kunjungan kerja sekaligus studi tiru ke BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan serta meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Rabu (30/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Bekasi menggali berbagai praktik dan inovasi yang telah diterapkan BAZNAS Kabupaten Majalengka, mulai dari strategi pengumpulan ZIS, pola penyaluran dan pendayagunaan, hingga tata kelola organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Studi tiru ini diharapkan dapat menjadi ruang berbagi pengalaman antarlembaga zakat, khususnya dalam menghadirkan pengelolaan ZIS yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sudarsono, Ketua BAZNAS Kota Bekasi menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi kelembagaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyerap berbagai pengalaman dan inovasi yang dapat diadaptasi sesuai dengan karakteristik masyarakat Kota Bekasi.
“Banyak hal yang ingin kami pelajari dari BAZNAS Kabupaten Majalengka, khususnya bagaimana membangun strategi pengumpulan yang efektif, memastikan penyaluran tepat sasaran, serta memperkuat tata kelola kelembagaan,” ujarnya.
Belajar Strategi Pengumpulan ZIS
Salah satu fokus utama dalam kunjungan kerja tersebut adalah strategi meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah.
BAZNAS Kota Bekasi melihat bahwa optimalisasi pengumpulan membutuhkan inovasi, penguatan jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, serta peningkatan literasi zakat di tengah masyarakat.
Pengalaman BAZNAS Kabupaten Majalengka menjadi salah satu referensi untuk melihat bagaimana potensi ZIS dapat dipetakan dan dikembangkan melalui pendekatan yang lebih terstruktur.
Penguatan layanan muzaki juga menjadi perhatian, sehingga masyarakat maupun lembaga yang menunaikan zakat mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, terpercaya, dan memiliki kepastian dalam pelaporan pengelolaan dana ZIS.
Memperkuat Penyaluran dan Pendayagunaan
Selain pengumpulan, BAZNAS Kota Bekasi juga mendalami pola penyaluran dan pendayagunaan zakat yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Penyaluran zakat tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif mustahik, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang melalui program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, serta program lainnya yang sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
Melalui studi tiru ini, BAZNAS Kota Bekasi ingin memastikan setiap dana ZIS yang dihimpun dapat memberikan manfaat yang optimal dan tepat sasaran kepada para mustahik.
Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS untuk tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong terwujudnya kemandirian dan peningkatan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat
Tata Kelola Menjadi Perhatian
Aspek lain yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah tata kelola kelembagaan.
BAZNAS Kota Bekasi mempelajari bagaimana pengelolaan organisasi, perencanaan program, administrasi, pelaporan, pelayanan muzaki dan mustahik, hingga mekanisme monitoring dan evaluasi program dapat dilakukan secara efektif.
Tata kelola yang baik dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik. Semakin baik tata kelola sebuah lembaga zakat, semakin kuat pula kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi.
Karena itu, hasil dari kunjungan ini akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan bagi BAZNAS Kota Bekasi dalam menyusun berbagai program dan strategi kelembagaan ke depan.
BAZNAS Kota Bekasi berharap sinergi dan komunikasi dengan BAZNAS Kabupaten Majalengka dapat terus terjalin. Pertukaran pengalaman antarlembaga zakat dinilai penting untuk melahirkan inovasi baru dalam pengelolaan ZIS di daerah.
“Kami tidak datang hanya untuk melihat apa yang sudah dilakukan, tetapi bagaimana praktik-praktik baik tersebut dapat menjadi inspirasi dan kemudian dikembangkan di Kota Bekasi. Tentunya dengan menyesuaikan karakteristik, kebutuhan masyarakat, dan potensi ZIS yang ada,” ujarnya.
Melalui studi tiru tersebut, BAZNAS Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS, sehingga kepercayaan muzaki semakin kuat dan manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Bekasi.
Berita Lainnya
BAZNAS Kota Bekasi Gelar Madrasah Aman Tanggap Bencana di MAN 1
Optimalkan Pengumpulan ZIS dan DSKL, Baznas Kota Bekasi Surati 380 Perusahaan
Baznas Kota Bekasi Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna Jalan, Antisipasi Dampak Abu Erupsi
Baznas Kota Bekasi Perkuat Pengelolaan ZIS melalui Studi Tiru ke Ciamis
BAZNAS Kota Bekasi Santuni Keluarga Korban Kebakaran di Kotabaru
Hadirkan Pelayanan Lebih Humanis, Baznas Kota Bekasi Bagikan Kurma Gratis untuk Mustahik
Dua Tahun Menatap Sunyinya Plafon Kamar, Senyum Mak Zubaedah Kembali Merekah Berkat Kursi Roda BAZNAS
Santuni Warga Pomel yang Terseret Ombak di Sukabumi
BAZNAS Kota Bekasi Pulangkan Lansia Terlantar, Layanan Ibnu Sabil Hadir Memuliakan Musafir yang Kesulitan
Dekat dengan Warga, BAZNAS Salurkan Bantuan di Jatiasih
BAZNAS Kota Bekasi Dukung Penuh Peringatan Hari Santri 2026
Baznas Kota Bekasi Optimalkan Penghimpunan ZIS Lewat Sinergi dengan PDAM Tirta Patriot
BAZNAS Kota Bekasi Salurkan Bantuan kepada 1.761 Penerima Manfaat
Baznas Bekasi-Dompet Dhuafa Evakuasi Warga Lumpuh di Jatiasih
Kembali Melangkah, Dua Warga Bekasi Terima Bantuan Kaki Palsu dari BAZNAS

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bekasi.
Lihat Daftar Rekening →